Akhlaq
Pengertian
Secara etimologis Akhlaq adalah bentuk jamak dari khuluq yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabi’at. Berakar dari kata khuluqa yang berarti menciptakan. Seakar dengan kata khaliq (pencipta), makhluq (yang diciptakan), khalq (penciptaan). Kesamaan akar kata diatas mengisyaratkan bahwa dalam akhlaq tercakup pengertian terciptanya keterpaduan antara kehendak khaliq dengan perilaku makhluq atau dengan kata lain perilaku seseorang terhadap orang lain dan lingkungannya baru mengandung nilai akhlaq yang hakiki manakala perilaku tersebut didasarkan pada kehendak sang khaliq. jadi Akhlaq tidak saja mengatur hubungan antara seseorang dengan Allah, seseorang dengan orang lain (masyarakat), tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Baca entri selengkapnya »
Pemerintahan Ilahi
(Oleh: Ust. Husein Al-Kaff)
Tulisan ini mencoba memberikan gambaran secara global dan ringkas tentang sistem pemerintahan dalam pandangan Islam. Saya kira gambaran ini penting mengingat mayoritas dari rakyat Indonesia adalah Muslim, agar mereka mengetahui bahwa Islam tidak buta terhadap masalah pemerintahan.
Manusia Makhluk Bersosial
Hidup bermasyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Sejak dahulu kala sampai saat ini dan seterusnya umat manusia selalu hidup bersama dan bergotong royong, karena kebutuhan-kebutuhan manusia tidak akan tercapai secara penuh kecuali dengan hidup bermasyarakat dan bergotong royong. Kemudian, kehidupan bermasyarakat tidak akan damai, aman dan harmonis tanpa adanya seperangkat peraturan atau undang-undang yang menjelaskan dan mengatur hak-hak dan kewajiban-kewajiban mereka, baik yang menyangkut urusan personal maupun komunal. Karena tanpa undang-undang akan terjadi kehidupan yang anarkhis, kacau balau, dan akan muncul hukum rimba. Baca entri selengkapnya »
Malu Jika Tidak Dapat Menderma
Tidak ada sifat-sifat yang paling dimuliakan dan diagungkan oleh bangsa Arab baik pada zaman Jahiliyah mahupun di zaman Islam lebih dari sifat pemurah dan berani. Para penguasa dan para raja sangat senang bila disebarluaskan kepemurahan dan memuji-muji mereka itu mengkhususkan dua sifat yang utama tadi dengan syair-syair mereka. Kadang kala mereka memuji dengan sesungguhnya dan kadang kala sebaliknya. Ada perlu mereka memuji secara berlebih-lebihan. Baca entri selengkapnya »
Ciri-ciri Mereka Yang Punya Prinsip
Mereka Terus Belajar
Orang-orang yang berprinsip terus belajar dari pengalaman-pengalaman mereka. Mereka membaca, mengikuti pelatihan dan kursus, mendengarkan orang lain, belajar dengan kedua telinga dan mata mereka. Mereka selalu ingin tahu dan selalu bertanya. Mereka terus menambah kemampuan, yakni kemampuan untuk mengerjakan banyak hal. Mereka mengembangkan ketrampilan baru, minat baru. Mereka mendapatkan bahwa semakin banyak tahu, semakin mereka menyadari bahwa mereka tidak tahu; bahwa saat lingkaran pengetahuan mereka berkembang, lingkaran ketidaktahuan mereka juga berkembang. Baca entri selengkapnya »